DE LA SALLE BROTHERS

Brothers di LEAD District (Malaysia, Singapore, HongKong, Philippines, Japan, Myanmar & Thailand)

The La Salle Brothers at the Lasallian East Asia District Assembly 2-7 Dec 2014
The La Salle Brothers at the Lasallian East Asia District Assembly 2-7 Dec 2014

Sebuah Kongregasi antarabangsa yang diasaskan oleh St. John Baptist De La Salle pada tahun 1684 di Perancis untuk memberikan pendidikan kemanusiaan dan Kristian kepada golongan muda.

Sehingga sekarang, para Brothers La Salle masih meneruskan misi tersebut di seluruh dunia termasuk di Malaysia melalui pelbagai aktiviti dan institusi pendidikan seperti:

  • Sekolah, pusat bahasa, asrama pelajar
  • Projek pembangunan insan
  • Pendidikan khas bagi mereka yang cacat penglihatan
  • Pusat pembelajaran bagi pelajar yang bermasalah dalam pelajaran dan pembelajaran
  • Menjadi fasilitator untuk seminar dan program hujung minggu
  • Retret kehidupan Kristian, bimbingan dan kaunseling
  • Program untuk belia di peringkat paroki dan sebagainya

Di beberapa buah negara, Brother La Salle juga melayani bersama-sama dengan Sister La Salle

La Salle Brothers Nabawan

Brothers Di Sabah

 

TAMBUNAN

Bro. Peter Ng, FSC

P.O. Box 29, Tampasak

89657 Tambunan, Sabah

Tel: 087-774077

NABAWAN

Bro. Herbertus Gompuk, FSC

Bro. Egbertus Jaikul Severinus, FSC

P.O. Box 43

89950 Nabawan, Sabah

Tel: 087-366369

SISTERS OF THE INFANT JESUS

IJS

nicolasThe Sisters of the Infant Jesus, previously known as the Congregation of the Holy Infant Jesus or the Dame of Saint Maur, is a Roman Catholic religious institute, dedicated to education and the training of the poor for their betterment of their lives. They were founded in Paris in 1675, as part of the work of the Blessed Nicolas Barre, a Minim friar and Catholic priest (1621-1686), who had gathered some young women for the free instruction of the poor in Rouen in 1662. The members of the Institute use the post-nominal initials of S.I.J or I.J.S (previously C.H.I.J).

The foundation of Barre schools and of the Sisters suggested to St. John Baptist de La Salle the idea of accomplishing a similar work for boys, resulting in his founding of the Institute of the Brothers of the Christian Schools.

After the destruction of the French Revolution had closed all the schools of the Institute, it was not until 1805 when a new community of teachers was formed by seven surviving members of the Institute. The new growth of the Institute was such that, by the mid 19th century, schools were opened in Spain and Asia. Sisters of the Holy Infant Jesus were among the pioneer missionaries in British Malaya, Japan and Thailand. In 1887, after over 200 years of service without taking of religious vows, this congregation of Sisters became a religious institute of pontifical right, able to operate independently worldwide.

In 1970 a federtion was established between the congregation of Paris and Rouen to facilitate a greater sense of cooperation and common identity. in 2007 a revival of the original form of life was established, one open to both women and men, called Fraternity of the Infant Jesus, whereby they can live and serve in the spirit of Barre.

Today, the IJS Sisters desire is to make Jesus Christ known and loved through a variety of ministries which continue to evolve according to the needs in each country. Their particular focus is to reach out to those who are most in need. At present IJS Sisters involvements include ministry to children and young people; support of migrants and the education of their children; working with prisoners and their families; teaching children with speech and hearing disabilities; providing riding for disabled children and young people; organizing agricultural projects in the Andes. In addition, IJS Sisters continue to teach in primary and secondary schools; to run medical centres in Africa and to be involved in pastoral and parish ministries.

Animator:

Sr. Celestine Tham, IJS

P.O. Box 1151

89008 Keningau, Sabah

Tel: 087-339587

PUTRI KARMEL & CSE

SisterSister Putri Karmel

 

BrotherBrother Carmelitae Sancti Eliae (CSE)

 

Sebuah Kongregasi bari di dalam Gereja yang muncul kerana panggilan Roh untuk memenuhi suatu bentuk pelayanan baru didalam Gereja. Ia diasaskan pada hari Pentakosta 1982 oleh Rev Fr Yohanes Indrakusuma, CSE di Malang, Indonesia.

Tujuannya ialah untuk membentuk dan membimbing para anggotanya supaya penuh dengan Roh Kudus, memiliki cinta yang menyala-nyala kepada Tuhan Yesus Kristus dan sesama serta pengalaman Allah yang mendalam melalui penyerahan diri secara total kepada-Nya.

Pola hidupnya adalah kontemplatif terbuka yang menutamakan doa dan kontemplasi di samping melayani dalam bidang rohani seperti seminar, retret, rekoleksi, kaunseling, pendalaman iman, bimbingan doa, bimbingan dan pendalaman Kitab Suci. Mereka juga menyediakan rumah retret sebagai pusat penyegaran rohani serta membantu dalam penyembuhan menyeluruh baik jasmani, batin mahupun rohani.

Pelayan Rumah Sister Putri Karmel

Sr. Maximilliane Soon, P.Karm

Pertapaan Karmel

P.O. Box 390

89657 Tambunan, Sabah

Tel: 013-8772529/087-775243

Pelayan Rumah Brother CSE

Rev Fr Giovanni Chrysostom, CSE

Pertapaan Karmel

P.O. Box 390

89657 Tambunan, Sabah

INSTITUT SEKULAR KOMUNITI BETANIA

IMG_3012

Suatu pergerakan sekular tempatan terdiri daripada umat awam, lelaki dan perempuarn yang telah memilih untuk hidup tunggal (tidak berkahwin) bagi melayani Kristus dan Gereja-Nya.

KARISMA

Melayani sesuai dengan bakat, kemampuan dan kesempatan yang ada dalam pelbagai kegiatan di dalam keluarga, komuniti, Gereja dan masyarakat seperti seminar, retret, rekoleksi dan lain-lain tugas katekis.

PENGASAS DAN PEMBENTUK

Diasaskan dan dibentuk oleh Bapa Uskup Datuk Cornelius Piong dengan kerjasama Msgr Charles Chiew dan Rev Fr Patrick Jerome. Pengesahan pembentukan komuniti ini di peringkat Keuskupan disempurnakan oleh Uskup pada 27 Julai 1997 di Katedral St Francis Xavier, Keningau.

 

 

Moderator

Mary Tunsin, ISKB

Komuniti Betania (ISKB)

St. Peter Church

P.O. Box 1

89748 Kuala Penyu, Sabah

Tel: 016-5855486

PADERI KEUSKUPAN

SONY DSC

Wujudnya para Uskup yang dibantu oleh para paderi pada hari ini adalah di atas kehendak Yesus sendiri. Mereka adalah penyambung tugas para rasul untuk meneruskan karya penyelamatan-Nya.

Paderi yang dipilih Allah, menjadi lambang yang kelihatan dan menjadi alat dan wakil Kristus Imam abadi ditengah-tengah umat-Nya di dalam dua posisi:

1. Berdiri di hadapan umat Allah sebagai wakil Kristus yang sah, yang dengan nama dan kuasa-Nya mereka mewartakan/mengajarkan Sabda Allah (sebagai nabi), merayakan Sakramen-sakrame Gereja – mempersembahkan korban dan menguduskan (sebagai imam) dan membimbing/menggembalakan umat Allah (sebagai raja).

2. Berdiri di hadapan Allah sebagai wakil umat, mempersatukan mereka dan menyempurnakan persembahan rohani mereka untuk dipersatukan dengan korban Yesus Kristus.

Penyelaras Panggilan Paderi Keuskupan

Rev. Fr. Bonaventure Unting

Gereja St. Valentine

P.O. Box 309

89807 Beaufort, Sabah

Tel:087-226672